Hadiri HUT ke-77 PGRI, Jokowi: Guru Harus Tingkatkan Kapasitas untuk Cetak SDM Unggul

- Sabtu, 3 Desember 2022 | 20:26 WIB
Presiden Jokowi mendorong guru untuk meningkatkan kapasitas agar dapat mencetak SDM Indonesia yang unggul. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)
Presiden Jokowi mendorong guru untuk meningkatkan kapasitas agar dapat mencetak SDM Indonesia yang unggul. (Foto: BPMI Setpres/Rusman)

JAKARTA (ekbistangsel): Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendorong para guru untuk meningkatkan kapasitas agar dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang unggul.

Hal tersebut disampaikan Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Puncak Peringatan HUT ke 77 PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) dan Hari Guru Nasional 2022, di Marina Convention Center, Kota Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (03/12).

“Di tengah arus perubahan yang sangat cepat, Bapak-Ibu Guru dituntut untuk meningkatkan kapasitas, mampu beradaptasi dengan teknologi pendidikan yang semakin canggih, serta menguasai pengetahuan yang baru, menguasai keterampilan yang baru, yang relevan dengan tantangan dan kebutuhan dunia yang berubah sekarang ini sangat cepat sekali, sangat cepat sekali,” ujar Presiden.

Baca Juga: Hari Guru Nasional 25 November: Sejarah dan Kelahiran PGRI

Presiden pun memerinci sejumlah komponen dari SDM unggul. Komponen pertama adalah penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta peningkatan keterampilan teknis yang relevan dengan perkembangan zaman.

Presiden menyebutkan, saat ini para guru diberikan kebebasan agar bisa beradaptasi dengan perubahan zaman yang sangat cepat.

“Guru pun harus selalu meng-update informasi. Dan, proses yang terpenting dalam pengajaran menurut saya saat ini adalah bagaimana proses pengajaran itu agar anak memiliki daya kritis yang baik, sehingga fleksibilitas itu diperlukan. Tidak kaku, harus fleksibel, karena ilmunya berkembang sangat cepat sekali,” ujarnya.

Baca Juga: Hari Guru Nasional 2022: Tema, Logo, dan Pedoman Upacara

Komponen kedua, mentalitas dan karakter. Presiden menekankan sikap santun, jujur, budi pekerti yang baik, peduli terhadap sesama, kerja keras, dan mampu bergotong-royong semakin penting untuk diajarkan dan harus terus dibangun.

“Karakter kebangsaan yang kuat, karakter yang Pancasilais, yang moderat, yang toleran, yang tahu mengenai Bhinneka Tunggal Ika, ini juga adalah sebuah keharusan,” tuturnya.

Halaman:

Editor: Afriyanto Sikumbang

Sumber: setkab.go.id

Tags

Terkini

BMKG: Minggu (5/2) Langit Jakarta Berawan

Minggu, 5 Februari 2023 | 09:00 WIB

Prakiraan Cuaca Untuk DKI Jakarta Sabtu (4/2)

Sabtu, 4 Februari 2023 | 07:00 WIB

BMKG: Ini Prakiraan Cuaca DKI Jakarta Jumat (3/2)

Jumat, 3 Februari 2023 | 06:00 WIB

Rabu (1/2) Gempa Goyang Cianjur dan Wonosobo

Rabu, 1 Februari 2023 | 10:38 WIB

Perusahaan Induk PLN Segera Lahir

Rabu, 1 Februari 2023 | 08:00 WIB

Gempa Bumi Guncang Pinrang dan Jayapura

Selasa, 31 Januari 2023 | 23:06 WIB
X