• Minggu, 25 September 2022

Rusia Bantah Ada Rencana Memobilisasi 1 Juta Orang

- Jumat, 23 September 2022 | 07:00 WIB
Mereka bersiap mengikuti  wajib militer ke dalam angkatan bersenjata Rusia. ((Twitter: @PjotrSauer))
Mereka bersiap mengikuti wajib militer ke dalam angkatan bersenjata Rusia. ((Twitter: @PjotrSauer))

JAKARTA (Ekbistangsel):  Juru bicara kepresidenan Rusia Dmitry Peskov melalui kantor berita Rusia, Tass,  menepis rumor media bahwa ada rencana untuk memanggil dinas militer hingga satu juta orang di bawah kampanye mobilisasi parsial saat ini.

"Ini bohong," katanya kepada TASS.

Baca Juga: Mobilisasi 1 Juta Wamil Rusia Untuk Perang Ke Ukraina Dimulai

Pada hari Rabu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan rencana mobilisasi parsial dan menandatangani dekrit sepuluh poin. Paragraf ketujuh belum diterbitkan secara resmi. Dalam dokumen itu sendiri,  ditandai sebagai "hanya untuk penggunaan resmi."

Sumber media Novaya Gazeta Europe mengklaim  paragraf ketujuh yang diklasifikasikan menyebutkan kemungkinan wajib militer hingga 1 juta pria. 

Baca Juga: Perang Ukraina-Rusia: Hipersonik Bisa Sampai di Eropa dan AS, Kata Dmitry Medvedev

Menteri Pertahanan Rusia Sergey Shoigu sebelumnya mengatakan bahwa selama mobilisasi parsial yang diumumkan di negara itu, 300.000 tentara cadangan akan dipanggil untuk bertugas.

Baca Juga: Kaum Muda Rusia Resah Karena Dekrit Mobilisasi Parsial Putin

Editor: Martin Sihombing

Tags

Terkini

Ukraina Temukan 436 Mayat Dalam Satu Kuburan di Izum

Sabtu, 24 September 2022 | 08:00 WIB

Bupati Bogor Ade Yasin Divonis 4 Tahun Penjara

Sabtu, 24 September 2022 | 01:41 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Konsorsium 303

Jumat, 23 September 2022 | 20:58 WIB

30 Juta Akun Ukraina Dijual ke Rusia

Jumat, 23 September 2022 | 16:36 WIB

Rusia Bantah Ada Rencana Memobilisasi 1 Juta Orang

Jumat, 23 September 2022 | 07:00 WIB
X