• Sabtu, 24 September 2022

Kapolri Perintahkan Usut Konsorsium 303

- Jumat, 23 September 2022 | 20:58 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo .
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo .

JAKARTA (Ekbistangsel): Polisi nampaknya serius untuk mengusut tuntas terkait isu kelompok konsorsium 303, yang terkait bisnis ilegal seperti perjudian.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan sudah memerintahkan para penyidik untuk mengusut tentang isu keberadaan kelompok Konsorsium 303.

Isu adanya konsorsium 303 mencuat bersamaan dengan proses penyidikan kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang melibatkan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Ferdy Sambo.

Di dalam diagram yang beredar di masyarakat, menurut laporan di  tribratanews.polri.go.idKonsorsium 303 disebut-sebut terlibat mengendalikan berbagai bisnis ilegal.  Di dalam diagram juga tercantum identitas sejumlah Polisi, termasuk Ferdy Sambo, yang disebut-sebut terlibat di dalam kelompok itu.

Baca Juga: Komisi III DPR dan Kapolri, Rabu (24/8): Kupas Tuntas Kasus Brigadir J Hingga Kekaisaran Sambo

Terkait dengan isu itu, Kapolri merespon dengan mengatakan pihaknya sudah meminta jajarannya untuk mengusut kebenaran isu tersebut. "Seraya memerintahkan mengusutnya sampai ke atas, begitu didapatkan nama, red notice atau cekal.  Kemudian, dari situ, kita ungkap apakah ada anggota yang terlibat atau tidak,” kata  Kapolri.

Kapolri juga meminta agar isu tersebut betul-betul diungkap. Namun terkait pengusutan isu konsorsium 303 itu, Kapolri menegaskan Polri akan bekerja sesuai fakta berdasarkan scientific crime investigation dalam proses pengungkapan grafik itu.

Baca Juga: Buntut Pembunuhan Brigadir J, Kapolri Copot Enam Pejabat Polda Metro Jaya

Menurut Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Polri akan bergerak mengusut isu itu dari pembuktian. Itu lah yang menjadi dasar pengusutan dengan pendekatan scientific crime investigation.

Tidak bisa kerangka hukum didasarkan pada asumsi-asumsi. Perlu pembuktian yang cermat karena menyangkut nama-nama yang disebut.

Editor: Martin Sihombing

Tags

Terkini

Ukraina Temukan 436 Mayat Dalam Satu Kuburan di Izum

Sabtu, 24 September 2022 | 08:00 WIB

Bupati Bogor Ade Yasin Divonis 4 Tahun Penjara

Sabtu, 24 September 2022 | 01:41 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Konsorsium 303

Jumat, 23 September 2022 | 20:58 WIB

30 Juta Akun Ukraina Dijual ke Rusia

Jumat, 23 September 2022 | 16:36 WIB

Rusia Bantah Ada Rencana Memobilisasi 1 Juta Orang

Jumat, 23 September 2022 | 07:00 WIB
X