• Minggu, 4 Desember 2022

Resistensi Internal Terhadap Mobilisasi di Rusia Meningkat

- Sabtu, 24 September 2022 | 15:53 WIB
Mereka bersiap mengikuti  wajib militer ke dalam angkatan bersenjata Rusia. ((Twitter: @PjotrSauer))
Mereka bersiap mengikuti wajib militer ke dalam angkatan bersenjata Rusia. ((Twitter: @PjotrSauer))

JAKARTA (Ekbistangsel): Resistensi internal terhadap mobilisasi meningkat di Rusia di tengah keputusan otoritas negara tersebut. Forum Rakyat Bebas Pasca-Rusia mengimbau semua orang dan wilayah federasi Rusia saat ini.

Menurut alamat khusus, yang tersebar di halaman Facebook organisasi ini, keputusan untuk memobilisasi dan menggunakan senjata nuklir, telah menciptakan ancaman mematikan langsung bagi semua penduduk rederation Rusia, tulis defence express.

Baca Juga: Perang Ukraina: Rusia Gelar Referendum di Donetsk dan Luhansk, Barat Bilang Ilegal

Rezim penjahat perang kekaisaran yang berkuasa  menciptakan ancaman fana langsung bagi semua penduduk Federasi Rusia. Seperti yang ditekankan dalam pidatonya "dalam api perang yang tidak masuk akal yang dilepaskan oleh kekaisaran Kremlin, di mana tentara Rusia menderita kerugian besar dan dikalahkan, puluhan ribu orang akan terbakar - putra, suami, saudara seseorang". Ini adalah bagian dari kebijakan kekaisaran genosida.

Dalam hal ini, The Forum of Free Peoples of Post-Russia menyerukan perlawanan terhadap rezim: menghindari mobilisasi dengan segala cara, menghindari wajib militer, menghancurkan dokumentasi di kantor pendaftaran dan pendaftaran militer, dan dalam hal seruan untuk menyerah kepada Angkatan Bersenjata Ukraina.

Baca Juga: Rusia Bantah Ada Rencana Memobilisasi 1 Juta Orang

Kremlin sedang mempersiapkan mobilisasi "petir", satu-satunya pertanyaan adalah kemampuan untuk "mencerna" jumlah pengisian seperti itu. Video pertama dengan hasil dari apa yang disebut mobilisasi parsial Federasi Rusia, yang mungkin dianggap sebagai penipuan terbesar Kremlin sejak invasi ke Ukraina, telah mulai muncul di Internet. Secara khusus, kegiatan mobilisasi di pemukiman Neryungri, pusat administrasi ulus Neryungri di Yakutia, sangat terbuka.

Editor: Martin Sihombing

Tags

Terkini

Anwar Ibrahim Umumkan Kabinet, Ada Dua Wakil PM

Jumat, 2 Desember 2022 | 21:58 WIB

Anwar Ibrahim 'Kesulitan' Bentuk Lineup Kabinet

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:07 WIB

Ferdy Sambo Akui Memberikan Keterangan Tidak Benar

Rabu, 30 November 2022 | 12:33 WIB

UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen Jadi Rp1,958 Juta

Selasa, 29 November 2022 | 16:25 WIB
X